’’Ini menyebabkan persentase kelulusan di
Lampung turut menurun dari 99,84 persen pada 2012 menjadi 99,63 persen,’’ kata
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lampung Tauhidi melalui Sekretaris Siti
Maidasuri kemarin.
Hasil rekapitulasi, sambung Siti, Lampung
Utara (Lampura) menjadi penyumbang terbesar ketidaklulusan siswa yakni sebanyak
212 siswa atau 47,85 persen. Disusul Bandarlampung (Balam) sebanyak 88 siswa
atau 19,86 persen. Kemudian Lampung Tengah 64 siswa atau 14,44 persen.
Meski penyumbang kedua ketidaklulusan,
Balam masih mampu menyumbang siswa dengan nilai UN tertinggi tingkat nasional,
yakni Cahaya Carla Bangsawan dari SMPN 2 Bandarlampung dengan nilai 9,85.
Menurut Siti, melonjaknya ketidaklulusan
disebabkan faktor ketidaksiapan siswa pada sistem UN dengan 20 paket
soal. ’’Dalam segi mental siswa SMP tentu berbeda dengan SMA. Sehingga
faktor tidak percaya diri menjadi penyebab menurunnya prestasi siswa dalam
mengerjakan soal UN,’’ ungkapnya.
Sedangkan poin UN tertinggi diraih Tulangbawang
Barat. Dari total 4 pelajaran yang diujikan, kabupaten yang masih terbilang
muda ini mendapat total nilai 29,42.
Untuk madrasah tsanawiyah (MTs), total
nilai tertinggi juga diraih Tulangbawang Barat mencapai 30,81. Kemudian
Tulangbawang (29,82) dan Pringsewu (29,33). ’’Untuk MTs, Bandarlampung tidak
masuk urutan lima besar total nilai tertinggi,’’ ujarnya.
Terkait hasil ujian Paket C yang akan
diumumkan hari ini (1/6), ada 895 siswa dinyatakan tidak lulus dari total
peserta 2.553 siswa. Siswa tidak lulus semuanya berasal dari jurusan IPS.
’’Dari total ketidaklulusan,
Bandarlampung kembali penyumbang terbanyak yakni 178 siswa tidak lulus dari 407
peserta. Mereka yang tidak lulus ini diperbolehkan kembali mendaftar ujian
Paket C pada awal Juli 2013,’’ ungkap Siti.
Di bagian lain, secara nasional
persentase ketidaklulusan siswa tertinggi dipegang oleh Provinsi Bengkulu. Dari
28.324 peserta UN SMP sederajat di Bengkulu, sebanyak 2,55 persen atau 723
siswa dinyatakan tidak lulus.
’’Persentase ketidaklulusan kedua ada di
NTT. Persentasenya 2,32 persen atau 1.922 dari total 82.946 siswa,’’ kata
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Jakarta kemarin.
Di posisi ketiga yang terbesar persentase
ketidaklulusannya adalah Maluku sebesar 2,24 atau 694 siswa. Sulawesi
Tenggara 2,18 persen (903 siswa) dan kelima Papua 2,15 persen (614 siswa).
Berikutnya ada di Sulawesi Barat sebesar
1,98 persen (398 siswa). Di Aceh, meski persentase ketidaklulusan berada di
urutan ke-7, jumlah siswa yang tidak lulus mencapai 1.432 dari total 76.642
peserta UN SMP.
’’Nah, untuk tingkat ketidaklulusan
terkecil ada di DKI. Yakni 0,00 persen atau hanya 1 siswa yang tak lulus dari
total 131.363 peserta UN,’’ ungkap M. Nuh. (mau/jpnn/p6/c2/ary)
Yang Terbaik, yang Berprestasi
12 Siswa Nilai UN Tertinggi
Stella Angelina, SMP Kasih Karunia, Jakbar 9,90
Petra Juliana Abigail, SMP Tarakanita 4, Jaktim 9,90
Anak Agung Ayu Vira Sonia, SMPN 1 Denpasar 9,90
Jessica Jane, SMP Kristen 1 BPK Penabur, Jakpus 9,89
Shofia Qurrotu A.Yunin, MTsN 1 Malang 9,85
Cahaya Carla Bangsawan, SMPN 2 Bandarlampung 9,85
Kirana Widiani Lestari, SMPN 85 DKI Jaksel 9,84
Setiati Nur Chasanah, SMPN 1 Magelang 9,84
Maratus Solichan, SMPN 1 Salaman, Magelang 9,84
Farrell G. Adeovinson Rey, SMP Masehi, Temanggung 9,84
Juligo Al Faraby Saragih, SMP Al-Muslimin, Sumut 9,84
Biani Masita Himawan, SMPN 1 Denpasar 9,84
Stella Angelina, SMP Kasih Karunia, Jakbar 9,90
Petra Juliana Abigail, SMP Tarakanita 4, Jaktim 9,90
Anak Agung Ayu Vira Sonia, SMPN 1 Denpasar 9,90
Jessica Jane, SMP Kristen 1 BPK Penabur, Jakpus 9,89
Shofia Qurrotu A.Yunin, MTsN 1 Malang 9,85
Cahaya Carla Bangsawan, SMPN 2 Bandarlampung 9,85
Kirana Widiani Lestari, SMPN 85 DKI Jaksel 9,84
Setiati Nur Chasanah, SMPN 1 Magelang 9,84
Maratus Solichan, SMPN 1 Salaman, Magelang 9,84
Farrell G. Adeovinson Rey, SMP Masehi, Temanggung 9,84
Juligo Al Faraby Saragih, SMP Al-Muslimin, Sumut 9,84
Biani Masita Himawan, SMPN 1 Denpasar 9,84
10 Besar SMP UN Tertinggi
SMPN 1 Magelang, Jawa Tengah 9,14
SMPN 115 Jakarta Selatan 9,11
SMP Labschool Kebayoran, Jaksel 9,08
SMPN 1 Lamongan, Jatim 9,06
SMPN 1 Tanjungbumi, Jatim 9,05
SMPN 1 Denpasar 9,05
SMP Kanisius, Jakarta Pusat 9,03
SMP K2 Penabur, Jakarta Pusat 9,01
SMPN 49 Kota Jakarta Timur 8,98
SMPN 1 Surabaya 8,97
SMPN 1 Magelang, Jawa Tengah 9,14
SMPN 115 Jakarta Selatan 9,11
SMP Labschool Kebayoran, Jaksel 9,08
SMPN 1 Lamongan, Jatim 9,06
SMPN 1 Tanjungbumi, Jatim 9,05
SMPN 1 Denpasar 9,05
SMP Kanisius, Jakarta Pusat 9,03
SMP K2 Penabur, Jakarta Pusat 9,01
SMPN 49 Kota Jakarta Timur 8,98
SMPN 1 Surabaya 8,97


Tidak ada komentar:
Posting Komentar